Rangkaian Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru Tahun 2016

dunia-sd.blogs -  Sertifikasi guru 2016 akan dilaksanakan, kita telah mendengar beberapa kabar kalau sertifikasi guru 2016 dihapus. Benarkah demikian? program untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi guru itu dikaitkan dengan pemborosan anggaran dan membuat sentimentil memuncak dengan pegawai lain. Namun alhasil info yang tidak akurat tersebut dibantah oleh beberapa kalangan. Program mensejahterahkan guru dengan memberi gelar guru profesional melalui pelatihan sertikasi guru profesional akan terus berlanjut.

Berikut Jadwal Pelaksanaan Sertifikasi Guru tahun 2016.
Selengkapnya...

Proses Kegiatan Sertifikasi Guru dengan Pola SG-PPG selama 1 Semester

dunia-sd.blogsSebelum kita bahas apa saja kegiatan dalam SG-PPG dalam sergur 2016 kali ini, perlu kiranya rekan guru ketahui info seputar SG-PPG 2016.

  • Kriteria penetapan peserta SG-PPG diurutkan dengan prioritas: Nilai UKG, Usia, Masa kerja dan Golongan kepangkatan.
  • Pelaksanaan SG-PPG diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang menyelenggarakan program pengadaan tenaga kependidikan yang terakreditasi minimal B dan ditetapkan oleh pemerintah (Kemenristekdikti).
  • Guru yang memenuhi persyaratan administrasi mengikuti seleksi masuk sebagai peserta SG-PPG di LPTK.
  • Bagi guru yang lulus seleksi masuk SG-PPG selanjutnya mengikuti tahapan: workshop 1, PPL 1, workshop 2, dan PPL 2. (total memakan waktu kurang lebih 5,5 bulan)

Berikut ini kegiatan yang dilaksanakan selama PPG 2016

A. Kegiatan Workshop 1 dan PPL 1
Workshop 1 = 10 SKS (IN 1)
Penugasan di Sekolah (PPL1) (3 SKS) = 8 hari (10 JP per hari)

Tagihan penugasan identifikasi problematika pembelajaran/ layanan di sekolah meliputi:

  1. analisis kesulitan dan kelemahan kinerja belajar siswa
  2. Perilaku/sikap belajar siswa
  3. Penguasaan materi
  4. Analisis kesulitan dan kelemahan dalam pembelajaran.
  5. Analisis kurikulum SK/KI dan KD
  6. Pendekatan/model/ metode pembelajaran
  7. Media pembelajaran
  8. Pengelolaan kelas
  9. Penilaian hasil belajar
  10. Analisis hasil penilaian
Workshop 1 = 10 SKS (IN 1)
7 SKS di LPTK = 20 hari (10 JP per hari)


  • Pengembangan Konsep dan penerapan Techno Pedagogical Content Knowledge (TPACK).
  • Pengembangan perangkat pembelajaran atau perangkat layanan bagi guru BK dan TIK melalui penugasan individual
  • Peer Teaching/Peer GC/Layanan TIK
  • Penyusunan draft proposal PTK/Lesson Study/PTBK/PTTIK (akan difinalkan pada WS-2)
  • Ujian tulis dengan 3 kali kesempatan ujian. Peserta yg lulus ujian tulis  berhak mengikuti kegiatan berikutnya.

PPL 1 = 6 SKS (ON 1)
6 SKS: 37 hari kerja (6 jam per hari)
  • Penerapan perangkat pembelajaran atau perangkat layanan bagi guru BK dan TIK di sekolah masing-masing yang disupervisi oleh petugas yang ditunjuk.
  • Diakhiri dengan ujian kinerja dengan penguji supervisor pendamping, diberi kesempatan 3 kali ujian

B. Kegiatan Workshop 2 dan PPL 2
Workshop 2 = 12 SKS (IN 2)
9 SKS di LPTK = 25 hari (10 JP per hari)

  • Refleksi hasil penugasan identifikasi problematika pembelajaran/ layanan di sekolah melalui FGD
  • Pengembangan perangkat pembelajaran atau perangkat layanan bagi guru BK dan TIK melalui penugasan individual
  • Peer Teaching/Peer GC/Layanan TIK
  • Penyusunan proposal PTK/Lesson Study/PTBK/PTTIK (pengembangan dari draft proposal pada WS-1)
  • Ujian tulis dengan 3 kali kesempatan ujian. Peserta yg lulus ujian tulis berhak mendapat sertifikat mengikuti kegiatan

PPL 2 = 8 SKS (ON 2)
8 SKS: 50 hari kerja (6 jam per hari)

  • Penerapan perangkat pembelajaran atau perangkat layanan bagi guru BK dan TIK di sekolah masing-masing dengan supervisi oleh petugas yang ditunjuk.
  • Praktek persekolahan (manajemen persekolahaan, pembinaan perpustakaan, partisipasi dalam kegiatan ekstra kurikuler, pembinaan OSIS, dll.)
  • Pelaksanaan PTK/Lesson Study/PTBK/PTTIK
  • Diakhiri dengan ujian kinerja dengan 2 penguji, yaitu asesor dari LPTK dan supervisor pendamping, diberi kesempatan 3 kali ujian

Workshop 2 = 12 SKS (IN 2)
3 SKS Penugasan di Sekolah = 8 hari (10 JP per hari)

  • Tagihan penugasan identifikasi problematika pembelajaran/layanan di sekolah sama dengan kegiatan penugasan pada workshop 1

SerGur-PPGJ dilaksanakan untuk menghasilkan capaian pembelajaran (CP) Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) level 7, dengan tujuan:

  1. seperangkat pengetahuan, sikap, keterampilan, dan tanggung jawab untuk merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi pembelajaran;
  2. seperangkat pengetahuan, sikap, keterampilan, dan tanggung jawab untuk membentuk kepribadian yang berintegritas, taat regulasi, berjiwa gotong royong, memiliki etos kerja, dan semangat bela negara;
  3. seperangkat pengetahuan, sikap, keterampilan, dan tanggung jawab untuk berkomunikasi, berinteraksi, serta beradaptasi di lingkungan sekolah dan masyarakat; dan
  4. seperangkat pengetahuan, sikap, keterampilan, dan tanggung jawab untuk menguasai struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang harus dimiliki, dihayati, dan diaktualisasikan oleh guru
Selengkapnya...

Cerita Kancil Menolong Kerbau

dunia-sd.blogs - Setelah pada cerita si kancil sebelumnya tentang perlombaan lari antara si kancil dan siput, kini kancil sadar dan tak lagi menyombongkan dirinya. Si kancil kini kembali menjadi kancil yang periang, cerdik, dan juga baik hati. Pada suatu hari yang panas, si kancil menyusuri hutan untuk jalan-jalan. Karena merasa haus, si kancil berjalan menuju sungai untu minum.

Setelah sampai di tepi sungai, si kancilpun minum dengan nikmatnya. Dia meminum sebanyak-banyaknya untuk menghilangkan rasa hausnya. Setelah dia merasa puas, si kancilpun kemudian berteduh di bawah sebuah pohon pisang yang cukup rindang. Suasana yang sejuk dan angin sepoi-sepoi yang berhembus, membuat mata si kancil menjadi terasa berat dan mengantuk.

Namun ketika si kancil dalam perjalanan menuju alam mimpi, dia mendengar suara rintihan dan minta tolong. Si kancilpun segera bangun dan mencari arah suara itu berasal. Betapa kagetnya si kancil, ketika dia melihat dari balik semak-semak. Dia melihat sang kerbau yang tengah mengerang kesakitan karena kakinya di gigit oleh seekor buaya. Si kancilpun mendekat untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi.

“Hai pak kerbau.. apa kabarmu hari ini? Kau dan pak buaya sedang main apa? Bolehkah aku ikut?”. Kata si kancil berlagak bodoh.
“Aduh kancil.. kabar ku hari ini sangat sial..”. kata pak kerbau.
“Tapi kabar ku hari ini sangat baik dan sangat beruntung..hahaha”. kata buaya menyahut.
“Lho.. kok bisa begitu? Memangnya kalian ini kenapa? Ada apa sebenarnya?”. Tanya si kancil.

“Begini cil..”. kata pak kerbau. “Tadi.. waktu aku sedang minum, aku mendengar ada suara meminta tolong. Setelah aku cari, ternyata aku melihat buaya ini sedang mengerang kesakitan karena tertimpa oleh pohon. Dia memelas dan meminta tolong pada ku, agar aku mau menolongnya”. Kata pak kerbau.
“Lha terus masalahnya bagaimana kok bisa jadi begini?”. Tanya si kancil lagi.
“Nah.. biar aku yang lanjutkan cil..”. kata buaya. “Tadi dia memang menolong ku. Melepaskan aku dari tindihan pohon besar yang menimpa tubuh ku sehingga aku tak bisa bergerak. Tapi tadi aku juga sudah bertanya padanya, apakah diamau menolong ku dengan tulus? Lalu dia jawab, iya. Nah, janji adalah hutang bukan?”. Tanya si buaya.

“Iya.. memang benar demikian, lalu..?” Tanya si kancil lagi.
“Aku terjebak di bawah pohon sudah tiga hari lamanya. Kehujanan, kepanasan, dan juga kelaparan. Waktu pak kerbau menolong ku, aku sangat lapar cil. Jadi ku tagih juga janjinya yang katanya mau  menolongku dengan tulus, agar dia juga bersedia ku santap untuk menolong ku menghilangkan rasa lapar ku. Jadi, aku tak salah kan cil? Hahaha..”. kata si buaya.
“Apakah benar demikian pak kerbau cerita yang sebenarnya?”. Tanya si kancil memastikan.
“Memang benar cil. Tapi aku hanya bermaksut menolongnya dari tindihan pohon tadi agar dia bisa bebas. Tak ku sangka ternyata dia juga mau memakan aku untuk menolong menghilangkan rasa laparnya. Nasib ku memang benar-benar malang cil..”. kata pak kerbau pasrah dengan sedihnya.

“Tunggu-tunggu.. kalau memang benar begitu ceritanya, berarti pak buaya benar dan pak kerbau yang bersalah. Jadi pak kerbau memang harus bersedia di makan oleh pak buaya..”. mendengar perkataan si kancil ini, buaya menjadi sangat senang dan si kerbau menjadi sangat bersedih. Dia hanya bisa merintih dalam kepasrahanya.
“Tapi untuk lebih jelasnya, bagaimana kalau kita lakukan reka ulang adegan yang sebenarnya…?”. Kata si kancil lagi.
“Reka ulang adegan? Maksudnya apa cil?”. Tanya pak buaya.
“Maksudnya, kita akan melakukan sandiwara tentang kejadian sebelum hal ini terjadi. Agar semua dapat kita simpulkan dengan jelas siapa yang benar dan siapa yang salah”. Kata si kancil.

“Buat apa cil? Kan tadi sudah kau bilang bahwa aku yang benar.”. kata buaya sedikit protes.
“Memang pak buaya.. tapi masalahnya, pak kerbau merasa belum jelas dan dia merasa dirinya juga benar. Nah, agar dia juga sama-sama mengerti bahwa dia yang salah, maka kita harus melakukan reka adegan ini. Tentunya pak buaya yang sangat cerdas tak mau jika di bilang memakan kerbau yang tak bersalah bukan?”. Tanya si kancil.
Mendengar dirinya di puji, si buaya menjadi besar kepala.. “Wah.. tentu saja tidak cil. Kau memang benar. Buaya cerdas seperti ku tak mungkin mau jika di sebut penipu. Hahaha.. baiklah, mari kita lakukan reka ulang adeganya, aku yakin bahwa walau di ulang berapa kalipun.. tetap aku yang benar”. Kata buaya dengan yakinya.

Ahirnya, buaya melepas gigitanya dari kaki pak kerbau. Dan merekapun melakukan reka adegan. Si buaya kembali ke tempat asal dia tertimpa batang pohon. Dan pak kerbau kembali mendorong pohon menimpa pak buaya dengan ke dua tanduknya. Setelah di rasa si buaya tak sanggup lagi bergerak dan benar-benar terjebak, si kancil mengajak pak kerbau segera lari meninggalkan tempat itu.
“Rasakan itu buaya jahat..!! ahirnya kamu berhasil juga aku tipu. Kamu memang tak tahu terimakasih. Sudah di tolong malah tak mau membalas budi. Sekarang rasakan sendiri akibat dari perbuatan jahat mu. Kau akan terjebak di situ tanpa ada stupun hewan yang mau menolong mu. Hahaha..”. kata si kancil sambil berlari meninggalkan tempat itu. Sementara si buaya yang merasa di tipu oleh si kancil, sangat sakit hati dan menyimpan dendam. “Suatu hari nanti, aku pasti akan membalas mu kancil..!!”. teriak buaya. Dan mulai saat itulah di mulai perseteruan antara buaya dan kancil. Pada cerita dan kisah yang lain..

Selesai ....
Selengkapnya...
 

About You!

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Cras id arcu nulla. Donec eu risus nisl, id cursus justo. Proin non mauris enim, eu suscipit libero. Fusce eget nunc nibh. Integer elementum consectetur sagittis. Quisque adipiscing auctor risus, id vulputate eros auctor vel. Vivamus pellentesque arcu vel libero eleifend sed aliquam

Free CSS Template by CSSHeaven.org TNB