Rabu, 18 Mei 2011

MAKALAH PENGARUH KEPALA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DI SEKOLAH DASAR

Diposkan oleh Faisal Midfilder di Rabu, Mei 18, 2011 ,

MAKALAH

PENGARUH KEPALA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DI SEKOLAH DASAR

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
           Kepala Madrasah merupakan pemimpin, agen pembaharu (agent of change), penggerak, inovator dan fasilitator dari sumber-sumber yang yang ada di madrasahnya. Sedangkan “para guru merupakan komponen utama pendidikan yang terkait langsung dengan proses belajar-mengajar di madrasah”. Muhaimin (2004: 196)
Maju dan tidaknya sebuah lembaga pendidikan tergantung sejauh mana peranan kepala sekolah dalam mengelola lembaga pendidikan yang dipimpinnya. Kepala sekolah adalah pemimpin di suatu lembaga pendidikan formal baik negeri maupun swasta, yang bertanggung jawab atas berhasil tidaknya proses belajar mengajar di lembaga yang ia pimpin. Kepala sekolah adalah orang pertama yang paling bertanggung jawab terhadap tercapainya tujuan pendidikan di sekolah dalam memperbaiki program mengajar.
Selain Kepala Sekolah, pengajar atau pendidik atau guru juga merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan setiap upaya pendidikan. Itulah sebabnya setiap adanya inovasi pendidikan, khususnya dalam kurikulum dan peningkatan sumber daya manusia yang dihasilkan dari upaya pendidikan selalu bermuara pada faktor guru. Hal ini menunjukkan bahwa pentingnya peran guru dalam dunia pendidikan. Demikian pula dalam pembelajaran siswa, guru dituntut memiliki multi peran sehingga mampu menciptakan kondisi belajar mengajar yang efektif.


B.     Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, maka rumusan masalah dalam makalah ini adalah : “Bagaimana peranan Kepala Sekolah dalam peningkatan kompetensi Guru di Sekolah Dasar?”
C.     Tujuan
Berdasarkan perumusan masalah, tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui peranan Kepala Sekolah dalam peningkatan kompetensi Guru di Sekolah Dasar.



BAB II
PEMBAHASAN

A.    Kepala Sekolah
1.      Pengertian Kepala Sekolah
Kepala Sekolah adalah sebagai pemimpin pendidikan di suatu lembaga pendidikan formal baik negeri ataupun swasta, dan yang bertanggung jawab atas berhasil tidaknya proses belajar mengajar yang ia pimpin. “Kepala Sekolah adalah pemimpin tertinggi di sekolah, yang pola kepemimpinannya akan sangat berpengaruh bahkan sangat menentukan terhadap kemajuan sekolah”. Departemen Pendidikan Nasional (1991: 11)
2.      Tugas-tugas Kepala Sekolah
Menurut buku panduan manajemen sekolah yang diterbitkan oleh Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional, tugas Kepala Sekolah dirumuskan sebagai EMASLIM, yaitu:
a.      Educator (Pendidik)
b.      Manager
c.       Administrator
d.      Supervisor
e.       Leader (Pemimpin)
f.        Innovator (Pencipta)
g.      Motivator (Pendorong).

B.   Kompetensi Guru
           Jabatan guru termasuk salah satu jenis pekerjaan profesional, bukan pekerjaaan teknis. Hal ini mendapatkan pengakuan dari pemerintah dan masyarakat. Pengakuan pemerintah antara lain diimplementasikan pada pembayaran tunjangan profesional guru, walaupun pembayaran itu belum mencapai standar yang diharapkan, maka guru harus berupaya untuk meningkatkan kemampuan kompetensi sesuai dengan kemajuan teknologi dan perkembangan pendidikan sekarang ini.
1.    Pengertian Kompetensi Guru
         “Kompetensi untuk istilah diartikan sebagai suatu hal yang menggambarkan suatu kualifikasi atau kemampuan seseorang baik yang kualitatif maupun yang kuantitatif untuk memutuskan sesuatu”. Moh. Uzer Usman (1990: 2)                                
         Menurut Uzer Usman, kompetensi guru merupakan kemampuan seorang guru dalam melaksanakan kewajiban-kewajibannya secara bertanggung jawab dan layak.
2.    Perlunya Kompetensi Guru
             Perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi telah sedemikian majunya, yang mana perkembangan tersebut akan berpengaruh pula pada pendikan akibatnya perubahan-perubahan itu tidak terhindar lagi.perubahan (peningkatan) mutu pendidakan itu tidak lepas dari peningkatan kualitas guru dalam melaksanakan tugas keguruan.
             Maka kempuan (kopetensi) guru merupakan kualifikasi yang harus di miliki oleh setiap guru, hal ini mengandung maksud dan tujuan:
a.      Akan memantapkan profesinya sebagai guru, sehinga tidak merasa ragu memiliki profesi guru
b.     Guru dapat membangkitkan kariernya, sehinga menjadi lebih baik
c.      Dapat mengatasi berbagai kesulitan dalam mengajar
d.     Agar guru mengerti dan sadar akan tugas dan kewajibannya sebagai pendidik yang didambakan oleh masyarakat.

C.    Peranan Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Kompetensi Guru
           Kepala sekolah adalah pimpinan tertinggi di sekolah. Pola kepimimpinannya akan sangat berpengaruh bahkan akan sangat menentukan terhadap kemajuan sekolah. Kepala sekolah sebagai pemimpin dalam sebuah lembaga pendidikan mempunyai peranan penting dalam memajukan lembaga yang dipimpinnya. Maju mundurnya sebuah lembaga pendidikan ditentukan sejauh mana peranan kepala sekolah. Berhasil dan tidaknya proses belajar mengajar di sekolah juga tergantung bagaimana peranan kepala sekolah dalam peningkatan kompetensi guru.
           Sebagai elemen terpenting dalam sebuah sistem pendidikan, guru merupakan ujung tombak. Karena itu guru akan berpengaruh terhadap keberhasilan pendidikan. Termasuk hal penting yang sangat mempengaruhi pendidikan adalah kompetensi guru, karena kompetensi guru akan berpengaruh  pada proses pembelajaran, yang akan berpengaruh terhadap prestasi belajar yang diperoleh oleh anak didik. Sejauh mana kemampuan guru dalam menyampaikan mengajar, sejauh itu pula prestasi belajar diraih oleh siswa.
Secara garis besar, peranan kepala sekolah dalam peningkatan kompetensi guru adalah :
1.      Sebagai supervisor, yang bertanggung jawab atas peningkatan kompetensi guru dalam rangka untuk mencapai tujuan pendidkan di sekolah yang di pimpinnya. Berhasil dan tidaknya proses belajar di sekolah dengan baik tergantung bagai mana peranan kepala sekolah dalam peningkatan kompetensi guru
2.      Sebagai evaluator, yang bertangung jawab dan bertugas dalam mempertimbangkan, menentukan nilai atau hasil yang di capai oleh guru dalam peningkatan kompetensi, yang meliputi: kelemahan dan kelebihan guru, kemampuan dalam kegiatan dan peningkatanya, perkembangan kreatifitasnya, semangat kerjanya, situasi dan suasana kelas/ sekolah baik fisik material maupun psikis sosial.
3.      Sebagai pelayan guru dalam peningkatan kompetensi, “banyak upaya untuk meningkatkan kemampuan profesional guru, salah satu kegiatan yang dilakukan adalah melalui sistem pembinaan profesional (profesional support) melalui pembentukan gugus sekolah dan melalui pembinaan profesional di masing-masing sekolah pada setiap gugus dibentuk kelompok kerja guru, di SD/ MI disebut kelompok kerja guru (KKG)” Depdiknas (2005: 160), yang bertujuan untuk:
a.       Membantu guru dalam profesi.
b.      Membantu guru dalam pedagogis dengan siswa mengajar.
c.       Membantu guru-guru dalam mengembangkan sikap profesional.
d.      Membamtu guru melihat dengan jelas tujuan-tujuan pendidikan.
e.       Membantu guru dalam menyusun kegiatan belajar mengajar.
f.       Membantu guru menetapkan metode-metode mengajar yang baik.
g.      Membantu guru dalam menggunakan sumber-sumber pengalaman belajar.          
h.      Membantu guru dalam menciptakan alat-alat peraga dan pengunaanya.
i.        Membantu guru dalam menyusun program belajar mengajar.
j.        Membantu guru dalam menyusun test prestasi belajar.
k.      Membantu guru mengenal siswa.



BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Berdasarkan analisa dalam makalah ini, maka penulis dapat simpulkan sebagai berikut:
1.      Kepala Sekolah sebagai pemimpin pendidikan mempunyai peran dan fungsi ganda yaitu sebagai supervisor dan sebagai administrator. Berkaitan dengan peran fungsinya sebagai supervisor kepala sekolah mempunyai peran sebagai pemimpin, evaluator dan pembantu. Dalam upaya miningkatkan kompetensi guru, Kepala Sekolah bertumpu pada prinsip-prinsip seperti ilmiah, demokratis, kooperatif dan kontrutif (kreatif).
2.      Sebagai seorang guru harus memiliki kompetensi yang baik, baik kompetensi personal, profesional maupun sosial. Upaya Kepala Sekolah dalam meningkatkan  kompetensi guru di sekolah menimbulkan dampak yang sangat baik.

B.     Saran-saran
1.      Dengan adanya peranan kepala sekolah di Sekolah Dasar yang cukup baik dalam peningkatan kompetensi guru, hendaknya para guru di Sekkolah Dasar menyambut baik peran tersebut dengan tetap merespon dan selalu berusaha untuk meningkatkan kompetensi diri.
2.      Dengan peranan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru di Sekolah Dasar yang positif dalam peningkatan kompetensi guru cukup baik, hendaknya kepala sekolah tetap meningkatkan peran tersebut demi tercapainya kemajuan pendidikan di Indonesia.


DAFTAR PUSTAKA

Usman, Moh. Uzer, Menjadi Guru Profesional, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2000).

Back Top

0 komentar:

Poskan Komentar

Kami menerima kritik dan saran yang membangun.... Silahkan berikan komentar untuk kemajuan blog ini.... terima kasih....